Namanya “Sinegal”, sebut saja begitu. Sebab ketika saya bertanya namanya, entah mungkin karena logat bahasa saya yang tak dimengerti olehnya, atau memang saya sudah tak punya tenaga sehingga suara saya tak sampai pada desibel yang bisa didengarnya, dia hanya menyebut saya dari Sinegal. Setiap kali bertanya, siapa namamu, dia selalu…