Titik Kartitiani

Menu
  • Home
  • Articles
  • Notes
  • Fiction
  • Books
  • Speaker
  • About
Linkedin Instagram Facebook
  • Articles

    Wonocolo, Tanah Beraroma Minyak Mentah (Traveloungue, Agustus 2016)

    January 4, 2017 - By Titik Kartitiani

    Teks: Prasto Wardoyo/Foto: Titik Kartitiani Dijuluki Little Texas, hanya karena sama-sama sebagai ladang minyak. Tetapi Wonocolo beda. Rig yang menjulang tak terbuat dari menara besi sebagaimana di Texas, tapi dari kayu jati. Tak ada pompa angguk, minyak dipanen dengan sentuhan langsung dari tangan para penambang. Tak ada mesin canggih di…

    Continue Reading
  • Short Story

    Kavling Langit (2): Tanah Yang Melahirkan Para Penjelajah

    November 21, 2016 - By Titik Kartitiani

    Kamu pernah bercerita tentang tanahmu, Tanah Biru. Tanah yang bersetubuh dengan laut, sifatnya “nyaru” seperti sifat keperkasaan laut. Keperkasaan tanahmu yang begitu memikat, menarik orang-orang-orang bermata biru untuk bertandang. ‘Saya tidak tahu cara menggambarkan dengan pasti. Kamu akan tahu saat berkunjung’. Tanah yang kebiruan. Biru lazuardi. Pernah kautunjukkan sebuah peta…

    Continue Reading
  • Short Story

    Kavling Langit (1)

    November 21, 2016 - By Titik Kartitiani

    Aku bukan orang laut dan tak begitu suka dengan laut. Tapi kali ini, aku menemukan laut yang bercerita, laut yang beraroma hasrat. Laut yang kemudian menelan kisahmu. Benarkah laut yang melahirkanmu bisa setega itu untuk melenyapkanmu?Aku dan orang-orang yang menyayangimu mencari jawab.  Aku, yang bukan orang laut, kemudian menjelajah laut…

    Continue Reading
  • Articles

    Lekuk Indah Kuningan (Traveloungue, Maret 2016)

    November 21, 2016 - By Titik Kartitiani

    Logam itu dilelehkan pada suhu di atas 1000 derajat Celsius, sebelum menjadi cair, dituang memenuhi cetakan. Kemudian lahir patung-patung keemasan dari keterampilan tangan-tangan perajin kuningan. Teks: Prasto Wardoyo/ Foto: Titik Kartitiani Kilau tubuh Ganesha itu belum sempurna ketika seorang perajin menatahnya, merapikan bagian yang masih kasar usai dikeluarkan dari cetakan.…

    Continue Reading
  • Nature

    Menapak Jejak Wallace di Gunung Gede

    October 25, 2016 - By Titik Kartitiani

    Di ketinggian 2.958 mdpl, ketika lutut gemetar dan engkel ngilu, saya memotret sarang angin itu  dan berbahagia menemukannya. Wallace berambisi bertemu dengan bunga pujaannya, Primula imperialis, bunga langka dan indah yang tidak ditemukan di bagian dunia lain kecuali di pucuk gunung Pangrango, tulis Wallace. Saya berbaring di antara semak edelweis itu,…

    Continue Reading
  • Articles

    Seeing Orchids in Mt. Slamet (Orchid Indonesia Magazine, 2004)

    October 11, 2016 - By Titik Kartitiani

    Text/Photographer: Titik Kartitiani Note: This was the journey to Mt. Slamet with Lestari Puji Rahayu. we had promised come to there together before married :). In the morning, after we finished the trek, when I still stayed in the based camp, I heard the earthquake, Jogja and my hometown, 5.9…

    Continue Reading
  • Notes

    Untuk 27 September

    September 30, 2016 - By Titik Kartitiani

    Mengingat suatu September, duduk di trek 2054 mdpl. Kabut merambat pelan, memeluk Jobolarangan. Erat. Ketika seekor elang jawa soaring, sayap diam tak mengepak. Ia meniti kabut. Ia sendirian. Ia lepas, bebas, menjadi pengendara angin. Moment itu sangat sebentar, tetapi hingga kini lekat sekali dalam ingatan. Kala itu, kami sedang survei…

    Continue Reading
  • Short Story

    Requiem Ingatan, Sinar Harapan, Maret 2011

    September 24, 2016 - By Titik Kartitiani

    Harum bunga melati menyelimuti beranda itu. Senyap. Sekali lagi, lelaki itu menatap wajah lelap di depannya. Wajah perempuannya yang ditemuinya ketika bangun pagi. Mungkin sudah lebih dari 30 atau 40 perjalanan matahari. Dia tidak ingat persis. Dia tidak memerhatikan detail, sebagaimana perempuan itu mampu mengingat berapa helaian rambut yang jatuh…

    Continue Reading
  • Articles - Uncategorized

    Nusa Kambangan: Keindahan Pulau yang Terbuang (National Geographic Traveler Maret 2016)

    July 29, 2016 - By Titik Kartitiani

    Pantai Permisan, Nusakambangan. Kira-kira 100m dari pantai ini, terdapat Lapas Permisan, tempat para narapidana terpidana mati. Nusa Kambangan sohor sebagai pulau yang menyeramkan. Tempat pembuangan para bandit Zaman Mataram hingga koruptor Zaman Edan. Ada apa di balik keseramannya? Di masjid, ketika nasib tak lagi bisa diperjuangkan, Dia adalah harapan terakhir…

    Continue Reading
  • My Books

    Buku Tentang Daun

    July 28, 2016 - By Titik Kartitiani

    Daun itu seperti ibu, karena dia memasak (fotosintesa) untuk pohon. Daun juga seperti hari-hari yang kita jalani, lembar yang kita tuliskan dan pada saatnya gugur, pada saat kita melepaskan. Judul                                    : The Secret of Performing Leaves, IPBI Penerbit                              : PT. Artha Kreasi Aksara (ARKEA) Penulis                                : Titik…

    Continue Reading
 Older Posts
Newer Posts